Martapura (MTsN 6 Banjar). Sebanyak 48 siswa program kelas unggulan tahfidz hadiri pembukaan kegiatan mabit (malam bina iman dan taqwa) kelas unggulan tahfidz MTsN 6 Banjar. Jum’at sore (13/09/2024), di PSBB MTsN 6 Banjar.
Program kelas unggulan tahfidz MTsN 6 Banjar pada hari ini sudah memasuki tahap pembukaan kegiatan mabit. Mabit adalah salah satu sarana tarbiyah (wasa’ilut tarbiyah). Secara bahasa, mabit berarti bermalam. Dalam terminologi dakwah dan tarbiyah bisa diartikan sebagai membina ruhiyah, melembutkan hati membersihkan jiwa dan membiasakan fisik untuk beribadah (khususnya shalat tahajjud, dzikir, tadabbur dan tafakkur. Untuk memudahkan memahami definisi ini, biasanya mabit dijadikan akronim dari Malam Bina Iman dan Taqwa.
Ucapan terimakasih disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah kepada seluruh tim program kelas unggulan tahfidz yang sudah bekerja keras demi mensukseskan program unggulan yang dimiliki oleh MTsN 6 Banjar pada saat beliau membuka secara resmi kegiatan mabit.
Beliau berharap, kegiatan mabit ini nantinya bisa meningkatkan iman dan taqwa bagi siswa penghafal Qur’an, tentu saja dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan serius. “Semoga dengan adanya kegiatan mabit ini, seluruh siswa penghafal Qur’an bisa menjalin rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, bisa membangun komunikasi dan kerjasama yang baik. Selain itu siswa penghafal Qur’an juga diharapkan bisa mematuhi semua peraturan yang sudah ditetapkan selama kegiatan mabit”, ujar Hj. Noor Muhibbah.
Menurut pengasuh program kelas unggulan tahfidz, seorang penghafal Qur’an itu rezekinya dijamin langsung oleh Allah SWT, bukan hanya rezeki untuknya tetapi juga rezeki kepada orangtuanya. Itu hanya sedikit balasan di dunia, sedangkan balasan di akherat nantinya, orangtua dari penghafal Qur’an akan dipakaikan mahkota berkat dari anaknya menghafal Qur’an. “Semoga siswa penghafal Qur’an menjadi teladan dan contoh bagi siswa yang lain berkat pembinaan-pembinaan di kelas unggulan tahfidz”, ucap H. Ibrahimi.
Turut hadir para orangtua siswa yang mengantar putranya untuk mengikuti kegiatan mabit. Tidak sedikit yang merasa sedih karena harus berpisah dengan putranya, walaupun kegiatan cuma dilaksanakan selama (dua) hari 2 (dua) malam setiap minggunya. Dimulai dari masuk asrama pada Jum’at sore dan dijemput kembali pada Minggu pagi. “Ini pertama kali putra saya mengikuti kegiatan mabit, semoga putra saya bisa menyesuaikan diri selama berada di asrama dan tidak menyusahkan pengasuhnya”, harap orangtua dari Muhammad Affan Nursalim. (Rep: Nita /Ft: Ardi)
Copyright © 2017 - 2026 MTs NEGERI 6 BANJAR All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id